SUARAAKURAT.ORG

TERBEBAS DARI MAUT KEUANGAN

Bacaan: Amsal 22 : 1-29
“Orang kaya menguasai orang miskin, yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi.” (Ams. 22:7)
            Hari ini kita akan membahas isu: “Bolehkah orang Kristen berhutang?” Kita sering mendengar penawaran yang kira-kira bunyinya seperti ini: “Dengan pinjaman online…, semua kebutuhan mendesak Anda dapat dengan mudah dan cepat teratasi. Pengajuannya mudah, persyaratannya ringan dan yang paling penting pencairannya cepat.” Penawaran seperti itu sedang marak akhir-akhir ini di berbagai situs pinjaman online. Yang menawarkan pinjaman bagi yang membutuhkan dana dalam waktu singkat. Dan ternyata banyak orang menjadi tertarik untuk meminjam uang, karena kemudahan yang ditawarkan. Tetapi berapa banyak yang mendengar masalah dan isu negatif yang kerap menyertai pinjaman online tersebut?
            Lalu apa kata Alkitab tentang konsep berhutang ini? Alkitab secara tegas melarang orang percaya untuk meminjam uang atau apapun (Roma 13:8). Dan hikmat dari Alkitab mengajar kita bahwa pada umumnya tidak baik untuk berhutang.  Hutang selalu membuat kita jadi budak dari orang yang memberi kita hutang. Pada saat yang sama, dalam situasi-situasi tertentu, hutang sering kali merupakan kebutuhan yang tidak dapat dielakkan. Dalam menjalani hidup sehari-hari, ada banyak persoalan dan kesulitan yang sering membuat iman kita goyah. Bahkan orang yang memiliki pekerjaan bagus pun terkadang berhutang. Cara menghindari kebiasaan atau gaya suka hutang, belajarlah untuk dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Seberapapun, berkat Tuhan jika dipergunakan untuk “keperluan hidup” pasti cukup. Namun sebesar apapun berkat Tuhan bila dipergunakan untuk “gaya hidup” tidak akan pernah cukup.
Kisah janda dengan dua orang anaknya yang memiliki hutang sehingga ia harus menyerahkan anak-anak lelakinya sebagai ganti pembayaran hutangnya. Kisah ini menunjukkan kebenaran bahwa Allah selalu mempedulikan dan menolong umat-Nya yang setia yang berada dalam kesulitan dan memerlukan pertolongan-Nya. Iman percaya kita terhadap janji-janji firman Allah perlu dibuktikan. Sekalipun mungkin itu kecil dan tidak berarti dalam pandangan mata kita, namun hal itu sangat dihargai oleh Allah. Hal ini membuktikan bahwa orang benar akan hidup oleh iman dan bahwa orang yang percaya kepada Allah tidak akan pernah dikecewakanNya. (IDL)
Renungan: Apakah selama ini anda sudah mengatur keuangan anda sesuai dengan pedoman firman Tuhan? Bagaimana anda menatanya?
Highlight: Cara menghindari kebiasaan atau gaya suka hutang, belajarlah untuk dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan.

Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.

Share this :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Download Aplikasi Radio Suara Akurat

Baca yang lain

KEHILANGAN “RASA”

Bacaan: 2 Korintus 4 : 1-15 “Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu, kami tidak tawar hati.” (2 Kor. 4:1)             Makanan

Read More »

BEBAS DARI LUKA HATI MASA LALU

Bacaan: Yohanes 21 : 15-19 “Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau

Read More »

DICELIKKAN DARI GELAP MATA

Bacaan: 1 Samuel 20 : 24-34 “Lalu Saul melemparkan tombaknya kepada Yonatan untuk membunuhnya. Maka tahulah Yonatan, bahwa ayahnya telah mengambil keputusan untuk membunuh Daud.”

Read More »

UTUSAN TUHAN

Bacaan: 1 Raja-raja 18 : 1-19 “Jawab Elia kepadanya, “Bukan aku yang mencelakakan Israel, melainkan engkau ini dan kaum keluargamu, sebab kamu telah meninggalkan perintah-perintah

Read More »