Bacaan: Matius 2 : 1-6 (TB)
“Tetapi engkau, Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang asal-usulnya sudah sejak zaman purbakala, sejak zaman dahulu kala.” (Mikha 5:2)
Betlehem adalah kota kecil yang terletak di Tepi Barat, Palestina, sekitar 10 kilometer selatan Yerusalem. Kota ini memiliki sejarah yang panjang dan kaya, dimulai dari zaman kuno hingga saat ini. “Betlehem” dalam bahasa Ibrani adalah “Beit Lahm,” yang berarti “rumah roti” atau “tempat roti”. Kota ini mungkin dinamai demikian karena lokasinya yang subur dan dikenal sebagai daerah penghasil pertanian yang menghasilkan gandum dan roti. Menurut Injil Matius dan Lukas, kota ini menjadi tempat penting dalam sejarah Kristen dan tujuan ziarah bagi umat Kristen.
Betlehem memiliki sejarah yang sangat bermakna bagi Israel dan agama Kristen. Betlehem adalah kota asal Raja Daud, salah satu raja paling penting dalam sejarah Israel. Menurut Kitab Samuel, Daud adalah seorang gembala yang dipilih oleh Tuhan untuk menjadi raja Israel. Betlehem juga merupakan kota kelahiran Yesus Kristus. Betlehem dipilih sebagai kota kelahiran Yesus karena alasan historis dan teologis yang mendalam. Berikut beberapa alasan yang mungkin: Betlehem adalah kota asal Raja Daud, yang merupakan tokoh penting dalam sejarah Israel. Dengan lahir di Betlehem, Yesus dapat dihubungkan dengan garis keturunan Daud dan memenuhi nubuat tentang Mesias yang akan datang dari keturunan Daud. Beberapa nubuatan para nabi mengenai kota kelahiran Yesus; Nubuatan Mikha: dalam kitab Mikha 5:2, “Tetapi engkau, Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang asal-usulnya sudah sejak zaman purbakala, sejak zaman dahulu kala.” Nubuat ini menjadi salah satu tanda penting bagi umat Kristen bahwa Yesus adalah Mesias yang dinantikan! Dalam Injil Matius 2:1-6, diceritakan bahwa para ahli Taurat dan imam-imam kepala menjawab pertanyaan Herodes tentang tempat kelahiran Mesias dengan mengutip Mikha 5:2. Mereka mengatakan bahwa Mesias akan lahir di Betlehem, sesuai dengan nubuat yang telah disampaikan oleh Mikha.
Betlehem tetap menjadi kota penting bagi umat Kristen dan Yahudi. Kota ini juga menjadi simbol harapan dan perdamaian bagi banyak orang di seluruh dunia. Betlehem menjadi tujuan ziarah penting bagi umat Kristen, terutama selama musim Natal. Banyak peziarah datang ke kota ini untuk mengunjungi Gereja Kelahiran, yang diyakini sebagai tempat kelahiran Yesus. Namun, Betlehem juga menjadi bagian dari konflik Israel-Palestina. Kota ini terletak di Tepi Barat, yang dikuasai oleh Israel sejak 1967. Konflik ini telah menyebabkan ketegangan dan kekerasan di kota ini sampai sekarang. (MN)
Refleksi Diri: Refleksi diri apa yang anda dapat bahwa Yesus yang kelahirannya sudah dinubuatkan di sebuah kota kecil yang bernama Bethlehem?
Highlight: Betlehem tetap menjadi kota penting bagi umat Kristen dan Yahudi. Kota ini juga menjadi simbol harapan dan perdamaian bagi banyak orang di seluruh dunia.
Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.