Bacaan: 2 Korintus 5 : 1-10 (TB)
“Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan jarena melihat,” (2 Korintus 5:7)
“Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” (Ibrani 11:6)
Saat ini kita sudah memasuki penghujung tahun 2025. Mari kita refleksikan sejenak, bagaimana perjalanan iman kita sepanjang tahun 2025 ini. Baik suka maupun duka, beban penderitaan dan cobaan silih berganti itu pasti kita alami. Persoalannya, bagaimana dengan iman kita saat menghadapi ujian-ujian dan cobaan? Saat badai kehidupan menyerang, jika mata kita terfokus hanya pada situasi atau fakta yang di depan mata, maka dapat dipastikan kita akan menjadi lemah. Sebaliknya, yang dibutuhkan adalah hati yang penuh dengan syukur, karena kita percaya bahwa Tuhan mengizinkan segala sesuatu terjadi demi kebaikan kita, dan selalu ada dalam rancangan damai sejahtera-Nya. Amin.
Seperti firmanNya yang berkata: “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11) Demikian juga dengan Roma 8:28 yang berkata: “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” Jika kita menyadari hal ini (tantangan dan ujian), maka kita tidak akan menjadi gentar terhadap segala yang sedang terjadi di sekitar kita. Hati kita akan damai dan tetap akan memandang kepadanya dan menjadi kuat. Sebab sesungguhnya Ia sedang membawa kita ke dalam pengenalan akan Dia yang lebih dalam lagi dan membuat kita semakin mempercayaiNya! Dan terjadilah sesuai dengan 2 Korintus 5:7 yang berkata: “Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.”
Tuhan tidak ingin kita hanya jalan di tempat, tetapi terus bergerak maju, itu isi hatiNya. Ia ingin membawa kita untuk terus mengalami pengalaman demi pengalaman, dimana kita berjalan berdasarkan percaya bukan karena melihat. Sampai kita bertumbuh dari satu kemuliaan kepada kemuliaan yang semakin besar. Dan ini hanya mungkin terjadi jika kita memiliki iman yang benar kepadaNya, tidak meragukan Dia saat kondisi kita sedang tidak baik-baik saja. Apa yang sudah kita pegang dan yakini sepanjang 2025 kiranya semakin sempurna kita pegang dan amalkan di tahun 2026. Hanya orang beriman yang selalu mengandalkan Tuhan serta dipenuhi dengan ucapan syukur, yang memampukan kita bersabar dalam menanti-nantikan pertolongan Tuhan. Sebab, kita percaya bahwa waktu Tuhan adalah yang terbaik, dan Ia selalu sanggup menolong kita! Amin. (MN)
Refleksi Diri: Bila anda flash back kebelakang perjalan hidup anda sejak awal tahun, manakah lebih banyak, anda percaya dan mengandalkan Tuhan lebih mengandalkan pikiran sendiri? Ceritakan!
Highlight: Ia ingin membawa kita untuk terus mengalami pengalaman demi pengalaman dimana kita berjalan berdasarkan percaya bukan karena melihat, sampai kita bertumbuh dari satu kemuliaan kepada kemuliaan yang semakin besar.
Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.