Bacaan: Mazmur 127 : 1-5 (TB)
“Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.” (Mazmur 127:1) (TB)
Pengertian ayat di atas sangat jelas dan tidak dapat diragukan maksudnya, yaitu segala perencanaan manusia (dalam hal ini digambarkan sebuah bangunan). Betapapun sempurna rancangannya, hasil rancangan seorang arsitek hebat dan terkenal, kemudian dikerjakan oleh tukang-tukang yang ahli, namun tanpa restu dan berkat Tuhan hanyalah sebuah kesia-sian saja. Mengapa demikian? Karena Allah itu adalah sumber dan Dia berkuasa menjadikan yang tidak ada jadi ada.
Gereja mula-mula pada zaman purba seperti dikisahkan dalam Kisah 2:41-47, mereka tanpa pemimpin, tanpa fasilitas dan tanpa program serta tanpa medsos sebagai sarana publikasi. Meski demikian dinamika kehidupan mula-mula jemaat Kristen menunjukkan beberapa aspek penting lainnya, antara lain: Pertama, jemaat Kristen mula-mula memiliki kesatuan dan kesepakatan dalam pengajaran, persekutuan dan kegiatan lainnya. Kedua, jemaat Kristen awal memiliki roh berbagi dan peduli, mereka berbagi harta dan kebutuhan dengan satu sama lain, menunjukkan kepedulian dan kasih di antara mereka. Ketiga, jemaat mula-mula mengalami pertumbuhan jemaat, Tuhan menambah jumlah mereka setiap hari dengan orang-orang yang diselamatkan. Menunjukkan pertumbuhan jemaat yang cepat dan dinamis. Keempat, mereka bertekun dalam pengajaran para rasul, pemecahan roti, doa, dan persekutuan di Bait Allah dan di rumah-rumah.
Aspek-aspek ini menunjukkan bahwa jemaat Kristen mula-mula memiliki semangat yang kuat untuk hidup bersama dalam kasih, persekutuan, dan pelayanan kepada Tuhan dan kebergantungan pada Roh Kudus. Artinya ketergantungan pada kuasa Tuhan merupakan kemutlakan yang lebih dari pada apapun termasuk program, pernak-pernik ibadah maupun liturgi. Gereja sejati, pokoknya berpaut pada Roh Kudus dan mengalir dalam Roh adalah sebagai kunci utama. (MN)
Refleksi Diri: Bagaimana di gereja lokal anda, apakah diajarkan penekanan kepada kuasa Tuhan melebihi apapun?
Highlight: Gereja sejati, pokoknya berpaut pada Roh Kudus dan mengalir dalam Roh adalah sebagai kunci utama.
Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.