Bacaan: 2 Timotius 3 : 1-9 (TB)
“Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,” (2 Timotius 3:2)
Narsisme (Narcissism) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku yang menunjukkan kebutuhan akan pengagungan, kekaguman, dan perhatian yang berlebihan terhadap diri sendiri. Seseorang dengan narsisme cenderung memiliki rasa percaya diri yang berlebihan, menganggap diri sendiri lebih penting daripada orang lain, dan kurang empati terhadap perasaan orang lain.
Narsisme dapat berupa:
A. Narsisme sehat: Rasa percaya diri yang positif dan kemampuan untuk menghargai diri sendiri.
B. Narsisme patologis: Gangguan kepribadian yang lebih serius, seperti Narcissistic Personality
Disorder (NPD). Gejala narsisme dapat meliputi:
-
-
Kebutuhan akan pujian dan pengakuan.
-
Perilaku sombong atau arogan.
-
Kurangnya empati terhadap orang lain.
-
Menganggap diri sendiri lebih penting daripada orang lain.
-




