Bacaan: 2 Korintus 5 : 11-21.
“Kami tahu apa artinya takut akan Tuhan, karena itu kami berusaha meyakinkan orang. Bagi Allah hati kami nyata dengan terang dan aku harap hati kami nyata juga demikian bagi pertimbangan kamu.” (2 Korintus 5:11)
Apa itu takut akan Tuhan? Terus terang masih banyak orang Kristen kurang memahami arti “takut akan Tuhan”. Arti takut akan Tuhan dalam konteks keagamaan, bukan berarti takut yang mencekam atau menakutkan yang negatif, tetapi lebih kepada rasa hormat, kagum, dan kepatuhan yang mendalam terhadap Tuhan. Ini adalah kesadaran akan kebesaran, kekudusan dan kekuasaan Tuhan, serta memiliki keinginan untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
Takut akan Tuhan adalah sikap respek kita kepada Tuhan, sehingga kita memandang Dia dengan penuh kekaguman, penghormatan, dan menghormati-Nya sebagai Tuhan. Karena kekudusan, keagungan, kemuliaan, dan kuasa-Nya yang besar. Takut akan Tuhan berarti kita menjaga sikap dan diri kita, untuk tidak menabrak-nabrak hati Tuhan. Atau dengan sengaja membuat pelanggaran, karena kita tahu Dia adalah Tuhan yang tidak berkompromi dengan dosa. Takut akan Tuhan adalah jalan yang mengantarkan kita melihat kemuliaan Tuhan. “Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya” (Mazmur 33:18).
Tuhan sama sekali tidak tertarik dengan kecantikan atau ketampanan atau kecerdasan seseorang; Dia tidak butuh skill atau kecakapan kita; Dia tidak kagum atau tertarik seberapa fasih lidah kita berbicara tentang isi Alkitab; kita boleh saja tampak sibuk dengan pelayanan atau banyak memberi sumbangan untuk gereja dan hamba Tuhan, tapi hal itu tidak secara otomatis membuat-Nya tertarik dan berminat pada kita. Tuhan menghendaki bukti nyata dari takut akan Tuhan yaitu menjaga hati (ayat Nats). Apakah kita memiliki hati yang bersih dan murni? Karena segala perbuatan jahat yang terjadi di muka bumi ini dimulai dan bersumber dari hati (baca: Matius 15:18-19). Masih ada banyak orang Kristen yang sudah melayani Tuhan namun tidak memiliki hati yang takut akan Tuhan. Kiranya kita bertobat dan berubah jadi hamba yang berkenan dihadapan-Nya! (MN)
Refleksi Diri: Masihkah anda “menabrak-nabrak” hatinya Tuhan dengan sengaja?
Highlight: Tuhan menghendaki bukti nyata dari takut akan Tuhan yaitu menjaga hati (ayat Nats).
Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.