Bacaan: Efesus 2 : 11-22
“Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,” (Efesus 2:19)
Setiap kita yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus memiliki status baru dalam hidup, yaitu menjadi anak-anak Allah. Dengan demikian Allah menjadi Bapa kita, kita menjadi anak-anakNya dan orang-orang percaya lainnya menjadi saudara-saudari kita dalam sebuah keluarga rohani. Seperti yang terdapat dalam Efesus 2:19 berkata “Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sekerja dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.”
Sebagai anak, kita membutuhkan suatu tempat untuk tinggal serta bertumbuh, dan tempat itu adalah sebuah keluarga (gereja). Gereja dalam bahasa Yunani disebut ekklesia (ek: keluar, kaleo: memanggil), merupakan persekutuan orang-orang yang dipanggil keluar dari kegelapan masuk ke dalam terangNya yang ajaib. Itulah sebabnya orang Kristen harus tertanam dalam sebuah gereja lokal. Masih banyak orang Kristen yang tidak tertanam dalam sebuah gereja lokal, yang lebih suka berpindah-pindah gereja, suka pilih-pilih siapa yang berkotbah. Itu bisa diibaratkan seperti tanaman yang belum berakar kuat yang kemudian dicabut dan ditanam lagi di tempat yang lain.
Kita sering sekali mendengar sapaan demikian, “anggap saja di rumah sendiri, kan bukan siapa-siapa?” Atau “anda adalah seperti keluarga kami sendiri.” Nah, menjadi orang Kristen yang lahir baru juga demikian sudah menjadi keluarga Allah sendiri. Anda bukan lagi tamu tapi keluarga. Dalam keluarga, jika kita lapar maka kita makan. Jika kita haus tinggal ambil gelas dan minum airnya. Butuh perawatan dan perlindungan ada orang tua rohani serta kakak rohani. Disitulah pentingnya sebuah gereja lokal. Jadi kita tidak hanya datang memenuhi bangku gereja yang kosong, tanpa mengenal satu dengan yang lainnya. Kita membutuhkan persekutuan dengan saudara seiman lainnya untuk membimbing kerohanian kita. Jika kita takut memiliki komitmen dan takut dibentuk, maka hal itu sangat sulit kita bertumbuh menjadi Kristen yang dewasa. (MN)
Refleksi Diri: Sudahkah anda menyadari orang-orang dalam gereja adalah keluarga rohani anda?
Highlight: Kita membutuhkan persekutuan dengan saudara seiman lainnya untuk membimbing kerohanian kita.
Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.