SUARAAKURAT.ORG

BEBAS DARI DOSA PERSELINGKUHAN

Bacaan: 1 Korintus 6 : 1-20
“Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.” (1 Korintus 6:18)
 
Apa yang anda rasakan ketika membaca atau mendengar kata “selingkuh”? Marah? Galau? Tidak suka? Terkejut? Biasa-biasa saja? Atau justru penasaran ingin tahu lebih banyak? Zaman dahulu orang mungkin risih menyebutnya, sekarang orang sering membicarakan. Bahkan perselingkuhan banyak dilakukan, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Padahal, sebenarnya “selingkuh” adalah pengganti kata “cabul” dan “zina” yang dibenci Allah.
Rasul Paulus menggambarkan betapa seriusnya dosa percabulan dan perzinaan, yang disejajarkan dengan dosa-dosa yang merintangi pelakunya menjadi bagian dari Kerajaan Allah (ayat 9-10). Bukan itu saja. Paulus menggambarkan bahwa tubuh kita adalah tempat kediaman Roh Kudus. Allah sendiri yang membelinya dengan harga yang sangat mahal, yaitu dengan pengurbanan Anak-Nya di atas kayu salib. Maka sesungguhnya perzinaan adalah penghinaan besar terhadap Allah. Percabulan juga mencemari tubuh kita sendiri yang mulia, yang telah disucikan, dan yang telah menjadi milik-Nya. Yang lebih penting lagi: suatu ketika nanti, tubuh kita ini akan dibangkitkan kembali oleh kuasa-Nya. 
Peringatan Rasul Paulus sangatlah perlu kita simak. Kita yang mulai tergoda melakukan perselingkuhan perlu waspada untuk menjaga kekudusan dengan memperhatikan peringatan ini. Yang sudah terjatuh wajib segera totalitas bertobat dengan memohon pengampunan dan pengudusan kembali. Lalu bangkit kembali dengan tekad yang baru. Kita hanya boleh menggunakan tubuh kita untuk memuliakan Allah (ayat 20). Perselingkuhan bukanlah dosa yang biasa saja. Bukan pula kesalahan biasa, melainkan pilihan untuk mencemarkan tubuh dan penistaan terhadap Tuhan.
Refleksi Diri: Bagaimana sikap anda terhadap orang yang berselingkuh?
Highlight: Perselingkuhan bukanlah dosa yang biasa saja. Bukan pula kesalahan biasa, melainkan pilihan untuk mencemarkan tubuh dan penistaan terhadap Tuhan.

Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.

Share this :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Download Aplikasi Radio Suara Akurat

Baca yang lain