Bacaan: Yohanes 12 : 1-11
“Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan orang-orang miskin, melainkan karena ia seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.” (Yohanes 12:6)
Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh puluhan gereja, seorang pembicara menanyakan, “Apakah ada di sini, yang menggunakan jasa auditor untuk memeriksa keuangan gereja?” Untuk sesaat seisi ruangan menjadi hening disertai tengokan kanan-kiri untuk saling melihat. Seorang aktivis sebuah gereja yang kebetulan duduk di barisan depan, menengok ke belakang. Ia berharap paling tidak ada beberapa jari teracung untuk menanggapi pertanyaan itu. Namun, harapannya tidak terpenuhi karena tidak ada satu jari pun teracung ke atas!
Alkitab menasihatkan agar umat Tuhan berhati-hati terhadap bahaya cinta uang. Tidak jarang, karena jeratan cinta uang, umat Tuhan menyimpang dari imannya dan “menyiksa diri” demi memburu uang (1 Timotius 6:10). Selain godaan cinta uang, hal lain yang perlu diwaspadai adalah tiadanya transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan dan penggunaan keuangan. Kondisi ini akan menguatkan godaan untuk terjadinya penyalahgunaan keuangan. Penghamburan uang untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, money laundry, hingga korupsi. Dalam “kelompok dua belas” murid Yesus pun, seorang Yudas Iskariot terkena pikatan roh cinta uang. Diawali dari mencuri uang kas, akhirnya Yudas tega menjual Yesus.
Sejatinya, tidak ada seorang pun kebal terhadap pikatan roh cinta uang. Mereka yang merasa dirinya kuat dan tidak akan terjerat, justru biasanya cepat jatuh dan terjerat. Jika Yudas Iskariot yang setiap hari bersama Yesus saja akhirnya gagal, kita pun dapat gagal jika tidak waspada dengan jerat roh cinta uang. Berhati-hatilah! Jerat cinta uang begitu kuat, hingga hanya bisa dilepaskan oleh kuasa Tuhan.
Refleksi Diri: Apa saja yang merupakan jeratan dan jebakan dalam pengelolaan keuangan yang anda ketahui?
Highlight: Yudas Iskariot yang setiap hari bersama Yesus saja akhirnya gagal, kita pun dapat gagal jika tidak waspada.
Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.