“Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.” (Mazmur 19:13)
Prasangka adalah anggapan tanpa bukti, yang diyakini sebagai kebenaran dan menolak semua koreksi. Sebagai manusia, kita sering berprasangka yang tidak benar kepada orang lain. Orang yang berprasangka tidak mengakui bahwa ia sedang berprasangka. Ia menganggap bahwa pendapatnya adalah benar, meskipun ia tidak dapat membuktikannya. Dan siapa pun yang mengoreksi prasangkanya, justru dianggap sebagai orang yang berprasangka kepadanya.
Hal yang sama juga terjadi pada Saul. Sejak Daud mengalahkan Goliat dan selalu berjaya di semua medan peperangan, Daud menjadi idola yang dipuja di seluruh Israel. Sejak itu, Saul menganggap Daud sebagai ancaman bagi takhtanya. “Akhir-akhirnya, jabatan raja itu pun jatuh kepadanya,” kata Saul berprasangka (ayat 8b). Padahal sedikit pun tidak ada bukti bahwa Daud ingin merebut takhta. Daud justru berulang kali membebaskan Saul dari bahaya. Namun, Saul tidak berhenti berprasangka, dan tidak henti membenci Daud (ayat 9). Menurut pemazmur, prasangka adalah “kesesatan yang tidak disadari” (Mazmur 19:13). Sangat sulit dihilangkan. Prasangka bisa hilang dari hati kita, jika kita yang memang menghendakinya untuk hilang. Saul adalah contohnya. Ketulusan dan pertolongan Daud, tidak membuat Saul membuang prasangkanya. Mengapa? Karena Saul tidak ingin membuang prasangkanya. Saul menikmati prasangkanya.
Menyadari betapa seriusnya dampak prasangka dan betapa sulitnya terbebas dari hal itu, maka pemazmur memohon kepada Tuhan supaya ia dibebaskan dari apa yang tidak disadarinya. Kita juga perlu pertolongan Tuhan untuk menolong kita menyadari dan membuang prasangka-prasangka yang ada dalam pikiran kita. Prasangka-prasangka kita akan hilang dari hati kita, hanya ketika kita sungguh-sungguh menghendaki demikian.
Refleksi Diri: Masih adakah prasangka-prasangka dalam hati anda yang belum dibuang?
Highlight: Prasangka-prasangka kita akan hilang dari hati kita, hanya jika kita sungguh-sungguh menghendaki demikian.
Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.