Bacaan: Mazmur 121 : 1-8 (TB)
“Penjagamu tidak akan terlelap”. (Mazmur 121 : 4)
Terjemahan yang tepat sebenarnya “He who keeps you” tidak akan terlelap.
Kata “keep” merupakan kata kerja aktif yang artinya menjaga. Tuhan tidak pernah pasif, Ia selalu aktif menjaga umat-Nya. Ia sampai saat ini sedang aktif mengerjakan keselamatan bagi kita orang-orang yang berdosa. Ada cerita tentang seorang pertapa yang menyendiri, merenungi hidup ini. Ia duduk dibawah pepohonan disuatu tempat yang tidak banyak dilewati orang. Tidak jauh dari situ ada sebuah sumur. Sesekali ada orang yang lewat situ untuk menimba air sumur itu untuk melepaskan dahaga.
Suatu kali ada seorang pria yang menimba air sumur itu. Saat ia menimba sumur itu, kantong uangnya terjatuh dipinggir sumur itu. Lalu datanglah seorang pria yang lain yang juga yang mau minum dari air sumur itu. Saat orang itu mau menimba air, dia melihat ada sebuah kantong uang tergeletak di tanah. Melihat itu, ia mengambilnya lalu segera pergi. Tidak berapa lama datanglah seorang lain lagi, pria yang ketiga ke sumur itu. Saat pria ketiga ini duduk-duduk datanglah pria yang tadi kehilangan kantong uang kembali ke sumur itu. Lalu bertanyalah pria itu kepada pria ketiga, “dimana kantong uang saya”? Pria ketiga itu bingung dan mengatakan tidak tahu. Maka terjadilah pertengkaran di antara kedua pria tersebut. Akhirnya pria ketiga itu terbunuh, yang sebenarnya tidak tahu menahu akan kantong uang itu.
Lalu pertapa yang sejak tadi memperhatikan kejadian tersebut berkata kepada Tuhan; “Tuhan, inilah yang sering terjadi di dunia, orang yang tidak bersalah mati dengan sia-sia, lalu yang tidak bekerja apa-apa mendapatkan banyak. Dan celakanya, Engkau diam saja!” Lalu Tuhan menjawab dan membukakan hal yang sebenarnya, bahwa pria yang kehilangan kantong uangnya adalah seorang pencuri. Uang itu adalah hasil curiannya. Sementara orang kedua yang tidak bekerja apa-apa adalah anak dari orang yang dicuri uangnya. Sedangkan pria ketiga yang mati terbunuh adalah seorang pembunuh, penjudi, pezinah dan merupakan seorang buronan polisi. Mendengar jawaban dari Tuhan itu, pertapa itu tertunduk malu. Ia kemudian mengakui, bahwa Tuhan tidak berdiam diri. Ia aktif mengontrol semua yang terjadi di muka bumi ini. (MN)
Refleksi Diri: Kapan anda pernah merasakan bahwa hidup ini sungguh tidak adil? Ceritakan!
Highlight: Tuhan tidak berdiam diri. Ia aktif mengontrol semua yang terjadi di muka bumi ini.
Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.