Bacaan: Ulangan 10 : 12-22
“Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,” (Ul. 10:12)
Pernahkah kita bertanya pada diri sendiri, apakah ibadah dan pelayanan yang kita lakukan sudah berkenan dan menyenangkan hati Tuhan? Ataukah kita bersikap masa bodoh? Ketahuilah, Tuhan memiliki standar kualitas yang menjadi ketetapan-Nya untuk mengukur kelayakan ibadah dan pelayanan umatNya terhadap Tuhan.
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang Kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.” (Roma 12:1) Kata ibadah berasal dari kata Yunani latreia, artinya pelayanan. Kata sejati berasal dari kata Yunani logika, yang bisa diartikan sesuatu yang pantas dan masuk akal. Secara harfiah ibadah sejati berarti pelayanan yang pantas atau memenuhi syarat. Adapun pelayanan yang pantas dan memenuhi syarat yang dikehendaki Tuhan adalah dengan mempersembahkan tubuh kita sebagai korban. Sebab Tuhan adalah pemilik kehidupan kita. Mempersembahkan tubuh sebagai korban berarti memberi, yaitu mengalihkan atau memindahkan hak milik dari si pemberi kepada si penerima.
Sudahkah kita menyerahkan hidup kita secara penuh kepada Tuhan sebagai persembahan sejati? Inilah yang diperbuat Paulus: “namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.” (Galatia 2:20a). Inilah hakikat ibadah dan pelayanan yang berkenan kepada Tuhan! Yaitu penyerahan total hidup kita. Segenap hati, jiwa dan perasaan kita diserahkan untuk alat kemuliaan Tuhan. Atau dengan kata lain, ada penyaliban daging. Jadi, ibadah yang sejati adalah persembahan ‘tubuh’ yang sudah dibaharui dan kesediaan untuk hidup dalam pimpinan Roh Kudus. Selama kita masih mencemarkan diri dengan dunia, ibadah dan pelayanan kita belum sesuai standar Tuhan! (MJ)
Renungan: Bagaimana anda melihat pelayanan di gereja lokal anda selama ini?
Highlight : Ibadah yang sejati adalah persembahan ‘tubuh’ yang sudah dibaharui dan kesediaan untuk hidup dalam pimpinan Roh Kudus. Selama kita masih mencemarkan diri dengan dunia, ibadah dan pelayanan kita belum sesuai standar Tuhan!
Renungan ini bisa anda dengarkan juga di Radio Suara Akurat. Dan bagi anda yang ingin menjadi donatur Suara Akurat dipersilahkan menghubungi kami di No. HP 08157666660 atau transfer ke BCA Solo no. rek: 3920149463, A/n: Ratna Purnama Indah Hutapea.